roby kurniawan On Rabu, 31 Oktober 2012

KEGALAUAN HATI

Pernahkah merasakan hati resah, gundah, sumpek atau apalah istilahnya.... Pasti pernah mengalami yang namanya kegalauan hati. Lantas pertanyaannya adalah, apa penyebab dan bagaimana mengatasinya. Banyak hal bisa bikin orang gundah, himpitan ekonomi, job load kerjaan yang melimpah, teman kerja yang, keluarga yang berantakan, dll. Bahkan perasaan itu kadang tiba-tiba datang tanpa tahu apa sebabnya. Itulah perasaanku saat ini. Sesaat aku menhentikan apa yang sedang aku kerjakan, coba kutulis apa yang kurasakan sambil menunggu kumandang adzan yang sepertinya beberapa menit lagi akan terdengar. Yah, sholat... dengan sholat akan mengurangi keresahan yang ada. Tenang.... sejenak menghadap dan curhat pada Yang Kuasa. Yang selalu kuingat, Allah berfirman "'Alaa bidzikrillaahi tathma'innul quluub" - "Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang". Itu salah satu cara yang kupilih untuk mengusir kegalauan hati.

Entahlah bagaimana orang lain keluar dari kegalauan, mereka punya banyak cara untuk itu. Kadang dengan refreshing ke tempat wisata, ke Cafe, ke mall, mengurung diri, dll. Tapi tetap satu hal yang harus diingat, urusan hati sangat erat hubungannya dengan Sang Pencipta. Jadi di saat gundah, pada Allah lah tempat kita berserah, memohon petunjuk dan jalan keluar. “Waman yattaqilllaaha yaj’al lahu makhroja, wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib – Barang siapa bertaqwa pada Allah, maka Allah akan memberikan baginya jalan keluar dan memberi rizqi dari arah yang tak terduga”

Dalam pengajian khsuus Muslimah di kantor, Bu Kufah (Ustadzah) memberikan tips do’a mohon petunjuk “ALLAAHUMMA INNII AS’ALUKAL HUDAA, WAT TUQOO, WAL ‘AFAAFA, WAL GHINAA – Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu petunjuk, rasa takut hanya kepadaMu, jika berbuat salah cepat sadar, berilah aku kecukupan atas segalanya”

Alhamdulillah, kini galau hatiku perlahan mulai pergi. Tenang dan damai pun mulai hadir menyelimuti. Seiring terdengar kabar adikku dari Surabaya akan datang ke Semarang bersama sepupuku dari Tarakan Kaltim. Sepupu yang belum pernah aku temui selama ini karena jarak. Kini dia menyempatkan diri bersilaturrahim dengan keluarga di Jawa. Setelah keliling2 di Jatim, kini sudah dalam perjalanan menuju Jawa Tengah. Semoga perjalanannya lancar dan sampai sesuai jadwal. Adik dan sepupuku melakukan perjalanan naik kereta Rajawali dari Surabaya. Meski beberapa hari Stasiun Tawang Semarang ditutup karena banjir, kini sudah mulai operasional kembali.

Akhir dari tulisan ini sepertinya sangat cocok untuk kutambahkan sebuah do’a. Do’a untuk keteguhan hati “YAA MUQOLLIBAL QULUUB, TSABBIT QOLBII ‘ALAA DIINIK – Wahai Yang Maha Membolak bailkkan hati, teguhkanlah hati ku selalu pada jalan agamaMu” Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin….

Terima kasih atas kunjungan anda, semoga postingan saya bermanfaat. Tolong berikan pendapat anda tentang postingan saya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Total Tayangan Halaman

Rabu, 31 Oktober 2012

KEGALAUAN HATI

Pernahkah merasakan hati resah, gundah, sumpek atau apalah istilahnya.... Pasti pernah mengalami yang namanya kegalauan hati. Lantas pertanyaannya adalah, apa penyebab dan bagaimana mengatasinya. Banyak hal bisa bikin orang gundah, himpitan ekonomi, job load kerjaan yang melimpah, teman kerja yang, keluarga yang berantakan, dll. Bahkan perasaan itu kadang tiba-tiba datang tanpa tahu apa sebabnya. Itulah perasaanku saat ini. Sesaat aku menhentikan apa yang sedang aku kerjakan, coba kutulis apa yang kurasakan sambil menunggu kumandang adzan yang sepertinya beberapa menit lagi akan terdengar. Yah, sholat... dengan sholat akan mengurangi keresahan yang ada. Tenang.... sejenak menghadap dan curhat pada Yang Kuasa. Yang selalu kuingat, Allah berfirman "'Alaa bidzikrillaahi tathma'innul quluub" - "Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang". Itu salah satu cara yang kupilih untuk mengusir kegalauan hati.

Entahlah bagaimana orang lain keluar dari kegalauan, mereka punya banyak cara untuk itu. Kadang dengan refreshing ke tempat wisata, ke Cafe, ke mall, mengurung diri, dll. Tapi tetap satu hal yang harus diingat, urusan hati sangat erat hubungannya dengan Sang Pencipta. Jadi di saat gundah, pada Allah lah tempat kita berserah, memohon petunjuk dan jalan keluar. “Waman yattaqilllaaha yaj’al lahu makhroja, wayarzuqhu min haitsu laa yahtasib – Barang siapa bertaqwa pada Allah, maka Allah akan memberikan baginya jalan keluar dan memberi rizqi dari arah yang tak terduga”

Dalam pengajian khsuus Muslimah di kantor, Bu Kufah (Ustadzah) memberikan tips do’a mohon petunjuk “ALLAAHUMMA INNII AS’ALUKAL HUDAA, WAT TUQOO, WAL ‘AFAAFA, WAL GHINAA – Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu petunjuk, rasa takut hanya kepadaMu, jika berbuat salah cepat sadar, berilah aku kecukupan atas segalanya”

Alhamdulillah, kini galau hatiku perlahan mulai pergi. Tenang dan damai pun mulai hadir menyelimuti. Seiring terdengar kabar adikku dari Surabaya akan datang ke Semarang bersama sepupuku dari Tarakan Kaltim. Sepupu yang belum pernah aku temui selama ini karena jarak. Kini dia menyempatkan diri bersilaturrahim dengan keluarga di Jawa. Setelah keliling2 di Jatim, kini sudah dalam perjalanan menuju Jawa Tengah. Semoga perjalanannya lancar dan sampai sesuai jadwal. Adik dan sepupuku melakukan perjalanan naik kereta Rajawali dari Surabaya. Meski beberapa hari Stasiun Tawang Semarang ditutup karena banjir, kini sudah mulai operasional kembali.

Akhir dari tulisan ini sepertinya sangat cocok untuk kutambahkan sebuah do’a. Do’a untuk keteguhan hati “YAA MUQOLLIBAL QULUUB, TSABBIT QOLBII ‘ALAA DIINIK – Wahai Yang Maha Membolak bailkkan hati, teguhkanlah hati ku selalu pada jalan agamaMu” Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

aas & naruto

google

Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Google+ download now